PERISTIWA TERKINI - Penemuan orangutan berkepala mati bukanlah pembantaian pertama. Ini adalah serangkaian cerita tragis orangutan yang telah dibantai oleh manusia. Pada tahun 2015, masyarakat diliputi oleh upload di Facebook tentang orang yang memasak orangutan di Kalimantan Tengah. Dalam kasus ini polisi mendirikan Dadun bin Uja sebagai tersangka. Dia terbukti membakar bangkai orangutan untuk memasak.
Mereka mengalami masalah pernafasan karena mereka terjebak di antara bara api. Orangutan ini termasuk yang beruntung bisa diselamatkan. Pada 2016, temuan 4 orangutan yang terbakar di Kalimantan Timur menyoroti media internasional. Sebuah artikel berjudul 4 orangutan betina telah meninggal di tanah api yang dengan sengaja" dengan foto nahas orangutan.
Saat otopsi diadopsi orangutan ini tidak menemukan adanya kekerasan. Mereka murni mati karena terbakar. Penyidik tidak menyebutkan tersangka dalam temuan ini. Orangutan di Kutai Kaltim juga memiliki cerita sedih, ditemukan terluka oleh tali dan luka tembak di dekat Taman Nasional Kutai di Kalimantan Timur, pada Mei 2016.
Nasib orangutan juga harus menyerah pada pembukaan tanah yang luas untuk perkebunan kelapa sawit. Keberadaan mereka sering dianggap sebagai hama di hutan yang telah berubah menjadi kawasan industri, tak jarang mereka sering dipukuli, bahkan ditembak mati.
Pada bulan kedua 2017, kasus pembunuhan orangutan kembali sibuk didiskusikan. Orangutan yang memasuki areal perkebunan ini harus mati karena dianggap hama. Beredar foto seorang wanita yang memotong daging orangutan. Ada yang ditaruh di dalam pot dan ada yang ada di ember. Terlihat tangan orangutan terbaring dan sudah dikuliti.
Mulai tahun 2018, masyarakat kembali dikagetkan dengan temuan orangutan tanpa mati kepala di Sungai Barito, Kabupaten Buntok, Kalimantan Tengah. Orangutan itu meninggal dengan sangat mengerikan. Headless, bulunya rontok, dan penuh luka.
Dalam penyelidikan lanjut, polisi telah memeriksa lima saksi menyangkut temuan orangutan tanpa kepala. Selanjutnya, Dirjen Wiratno (KSDAE KLHK) akan memanggil ratusan pengusaha sawit untuk berdiskusi. Ia akan mengumumkan protap penanganan satwa liar yang masuk ke perkebunan. Wiratno dan polisi berjanji untuk menyelidiki kasus kematian orangutan ini sampai selesai.




