Badai Matahari Tanda Nibiru Penyebab Kiamat Mendekati Bumi? - BERITA HARIANJAKARTA TERKINI

BERITA TERPERCAYA MASA KINI

Sunday, November 12, 2017

Badai Matahari Tanda Nibiru Penyebab Kiamat Mendekati Bumi?

Ilustrasi badai Matahari

PERISTIWA TERKINI Space Weather Prediction Center Amerika Serikat mengatakan bahwa badai Matahari sedang menuju ke Bumi.

Badai tersebut disebabkan oleh plasma panas yang dimuntahkan dari Matahari dan meninggalkan lubang raksasa di korona, atmosfer bagian atas Matahari.

Badai Matahari disebabkan saat garis medan magnet Matahari terbuka. Hal tersebut memungkinkan plasma panas tumpah ke ruang angkasa dan mengirimkan ledakan angin Matahari yang intens.

Begitu mencapai Bumi, partikel bermuatan akan mengalir deras di sepanjang garis medan magnet menuju kutub.

Dikutip dari International Business Times, Sabtu (11/11/2017), partikel tersebut pun meremajakan molekul udara, memicu munculnya aurora. Namun, saat intensitas badai meningkat, peralatan listrik, satelit, dan peralatan radio dapat terpengaruh oleh muatan partikel badai tersebut.

Meski peristiwa tersebut merupakan fenomena alamiah, sejumlah pencetus teori konspirasi mengklaim bahwa badai Matahari yang terjadi baru-baru ini merupakan salah satu tanda dari hadirnya Nibiru.

Mereka yang meyakini adanya Nibiru mengklaim, planet tersebut berada di dalam sistem surya mini yang berada di tepi tata surya.

Mereka percaya bahwa sistem tersebut akan bergerak ke dalam sistem tata surya. Saat Nibiru atau Planet X melintasi Bumi, hal itu diyakini akan menjadi akhir kehidupan.

Planet X disebut-sebut akan mendekati Bumi antara tanggal 19 dan 20 November 2017. Mereka pun sangat percaya bahwa badai Matahari tersebut menjadi pertanda bahwa Nibiru telah mengorbit dekat dengan planet kita.

Hal tersebut disebutkan oleh pencetus teori konspirasi Nibiru, David Meade, dalam situsnya.

"Bagaimana jika suar surya (sunflare) X-60 melompat dari Matahari saat Planet X mendekat? Semburan massa koronal (CME) mengarah langsung ke Bumi. Apa yang akan terjadi? Seberapa banyak peringatan yang kita miliki?"

Dia juga memperingatkan bahwa badai Matahari yang kuat bisa menjadi sinyal mendekatnya Nibiru.

"Sinar X bergerak dengan kecepatan cahaya dan akan mencapai permukaan bumi dalam delapan menit," tulis dia.

Namun, NASA mengatakan bahwa tidak ada hubungan antara Nibiru dan badai matahari.