Badan Nuklir Deteksi Adanya Kabut Radioaktif di Eropa, Berbahaya? - BERITA HARIANJAKARTA TERKINI

BERITA TERPERCAYA MASA KINI

Friday, November 10, 2017

Badan Nuklir Deteksi Adanya Kabut Radioaktif di Eropa, Berbahaya?

Ilustrasi fasilitas nuklir

PERTISTIWA TERKINI Adanya kabut polusi radioaktif yang tersebar di sebagian besar negara-negara di Eropa dalam beberapa minggu terakhir, mengindikasikan bahwa telah terjadi kecelakaan di fasilitas nuklir. Hal tersebut disampaikan oleh lembaga keselamatan nuklir Prancis, L'Institut de Radioprotection et de Sûreté Nucléaire (IRSN).

Dalam sebuah pernyataan, IRSN mengatakan bahwa pihaknya tak dapat menentukan lokasi terlepasnya bahan radioaktif. Namun berdasarkan pola cuaca, hal itu diduga terjadi di selatan Pegunungan Ural.

Atas dasar tersebut, IRSN menduga bahwa Rusia atau Kazakhtan yang berada di balik penyebaran polusi radioaktif tersebut.

"Pihak berwenang Rusia mengatakan bahwa mereka tidak mengetahui adanya kecelakaan (radioaktif) di wilayah mereka," ujar Direktur IRSN Jean-Marc Peres. Ia menambahkan bahwa pihaknya belum menghubungi pemerintah Kazakhstan.

Peres mengatakan bahwa dalam beberapa minggu terakhir IRSN dan sejumlah institusi keamanan nuklir di Eropa telah mendeteksi adanya rutenium 106, nuklida radioaktif -- atom yang tidak stabil -- yang merupakan produk dari pemisahan atom dalam reaktor nuklir dan tidak terjadi secara alami.

IRSN memperkirakan bahwa kuantitas rutenium 106 cukup besar, yakni sebesar 100 hingga 300 Terabecquerel (TBq). Jika pelepasan rutenium dalam jumlah tersebut terjadi di Prancis, orang-orang yang berada beberapa kilometer di sekitar lokasi kejadian harus dievakuasi.